news

2023-11-06

What is better compostable or biodegradable?

Dalam era yang semakin sadar lingkungan, penggunaan produk yang ramah lingkungan menjadi semakin populer. Kompos dapat digunakan sebagai salah satu solusi untuk mengurangi limbah sampah, tetapi bagaimana dengan produk yang beredar di pasaran yang mengklaim sebagai "komposabel" atau "biodegradable"? Apa yang sebenarnya lebih baik antara komposabel atau biodegradable? Dalam artikel ini, kami akan membahas perbedaan antara keduanya dan memberikan gambaran lebih jelas tentang mana yang lebih baik.

Sebelum memahami perbedaan antara komposabel dan biodegradable, penting untuk memahami terlebih dahulu arti dari kedua kata tersebut.

Komposabel merujuk pada kemampuan suatu produk untuk terurai secara alami, menjadikan bahan tersebut menjadi kompos yang dapat digunakan dalam pertanian. Proses ini melibatkan penguraian bahan organik oleh mikroorganisme, seperti bakteri dan cacing tanah, untuk menghasilkan nutrisi yang dapat diserap oleh tanaman.

Di sisi lain, biodegradable merujuk pada kecenderungan suatu produk untuk terurai oleh mikroorganisme dalam jangka waktu yang cukup pendek, sembilan bulan hingga empat tahun, tergantung pada kondisi lingkungan. Produk biodegradable akan terurai menjadi komponen kimia yang lebih sederhana, seperti air, karbondioksida, dan biomassa.

Sekarang, setelah mengetahui arti kedua kata tersebut, perhatikan kembali definisi masing-masing. Meskipun keduanya terlihat serupa dalam hal penguraian oleh mikroorganisme, ada perbedaan penting antara keduanya yang harus dipahami.

Pertama-tama, komposabel lebih terkait dengan lingkungan dan manfaat pertanian yang dihasilkan. Proses penguraian alami komposabel merupakan langkah menuju siklus yang lebih baik dalam pengelolaan limbah dan menghasilkan produk yang bermanfaat bagi pertanian. Kompos yang dihasilkan dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi penggunaan pupuk kimia, yang berkontribusi pada polusi lingkungan.

Sementara itu, biodegradable lebih fokus pada proses penguraian yang lebih cepat. Tetapi, penting untuk dicatat bahwa biodegradabilitas bukanlah ukuran langsung atas kelayakan lingkungan. Sebagai contoh, plastik biodegradable mungkin akan terurai secara alami dalam waktu tertentu, tetapi jika terurai menjadi partikel-partikel mikroskopis, hal ini dapat menyebabkan masalah yang lebih besar seperti polusi mikroplastik.

Mengingat perbedaan tersebut, apakah komposabel atau biodegradable yang lebih baik? Tidak ada jawaban yang mutlak karena keduanya memiliki manfaat dan kekurangan masing-masing.

Komposabel menawarkan solusi yang lebih berkelanjutan dan memberikan dampak positif pada lingkungan. Produk komposabel dapat digunakan kembali sebagai nutrisi bagi tanaman, yang membantu dalam pengurangan penggunaan pupuk kimia dan mendukung pertanian organik. Dalam jangka panjang, komposabel memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mengurangi limbah dan menghasilkan substansi yang berguna.

Namun, perlu diingat bahwa proses pengomposan membutuhkan waktu yang lebih lama dan kondisi yang sesuai sehingga produk komposabel dapat terurai sepenuhnya. Jika material komposabel dicampur dengan sampah umum atau tidak tertutup dalam kondisi lingkungan yang tidak sesuai, maka proses penguraian dapat terhambat. Oleh karena itu, penting untuk melibatkan pengelolaan limbah yang tepat agar produk komposabel dapat berkontribusi dengan baik dalam pengurangan sampah.

Di sisi lain, biodegradable menawarkan solusi yang lebih cepat dalam hal penguraian produk, tetapi perlu perhatian dalam menjaga agar produk yang terurai tidak berkontribusi terhadap masalah baru seperti polusi mikroplastik. Adanya standar biodegradabilitas yang jelas, seperti sertifikasi dari lembaga terpercaya, dapat membantu dalam memilih produk biodegradable yang benar-benar ramah lingkungan.

Dalam kesimpulan, baik komposabel maupun biodegradable memiliki manfaat dan kekurangan masing-masing. Komposabel memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mengurangi limbah dan mendukung pertanian organik, tetapi membutuhkan waktu yang lebih lama dalam penguraian. Sementara biodegradable menawarkan penguraian yang lebih cepat, tetapi dapat berkontribusi pada masalah polusi mikroplastik jika tidak dikelola dengan benar.

Dalam memilih produk, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan dan harapan Anda. Berbagai pertimbangan seperti penggunaan, waktu degradasi, dan kemungkinan dampak negatif harus dipertimbangkan secara menyeluruh. Yang terpenting adalah memilih produk yang meminimalkan penggunaan bahan kimia berbahaya, mengurangi limbah, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

message

Take a minute to fill in your message!

Please enter your comments *