news

2023-11-06

What is difference between biodegradable and compostable?

Biodegradable dan compostable adalah dua istilah yang sering digunakan dalam konteks perlindungan lingkungan dan pengurangan limbah. Kedua istilah tersebut mengacu pada bahan yang dapat terurai secara alami, namun ada perbedaan penting antara keduanya. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan perbedaan antara biodegradable dan compostable.

Pertama-tama, kita perlu memahami makna dari masing-masing istilah. Bahan yang biodegradable adalah bahan yang dapat terurai secara alami oleh mikroorganisme dalam lingkungan tertentu. Proses biodegradasi menguraikan bahan menjadi komponen yang lebih sederhana, seperti air, karbon dioksida, atau senyawa organik lainnya. Sementara itu, bahan yang compostable adalah bahan yang dapat terurai dalam kondisi kompos atau pembuatan kompos yang dikendalikan. Proses composting melibatkan pengomposan bahan organik dengan mikroorganisme yang ada dalam kompos untuk menghasilkan pupuk alami yang kaya akan nutrisi.

Salah satu perbedaan utama antara biodegradable dan compostable adalah tempat dan kecepatan di mana proses terurai terjadi. Bahan yang biodegradable dapat terurai dalam lingkungan alami, seperti dalam tanah atau air, dalam waktu yang relatif lama, mulai dari beberapa minggu hingga beberapa tahun. Proses biodegradasi lebih lambat karena tergantung pada faktor lingkungan yang berbeda, seperti suhu, kelembaban, dan ketersediaan mikroorganisme yang memegang peranan dalam penguraian bahan tersebut.

Di sisi lain, bahan yang compostable membutuhkan kondisi yang dikendalikan dalam proses composting. Ini berarti bahwa proses terurai terjadi lebih cepat karena ada pengaturan yang baik bagi mikroorganisme yang terlibat dalam penguraian bahan tersebut. Dalam kondisi yang optimal, bahan compostable dapat terurai dalam waktu yang relatif singkat, biasanya beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Selain itu, bahan biodegradable dan compostable memiliki perbedaan dalam hal akhir produk dari proses terurai. Bahan yang biodegradable dapat menghasilkan produk yang berbeda-beda tergantung pada bahan dasar yang terurai. Misalnya, plastik biodegradable yang terurai dapat menghasilkan senyawa organik, gas seperti metana, atau bahkan residu beracun. Proses biodegradasi juga tergantung pada kondisi lingkungan dan tidak selalu menghasilkan produk akhir yang aman atau bermanfaat.

Sebaliknya, bahan compostable menghasilkan pupuk alami yang kaya akan nutrisi sebagai produk akhirnya. Bahan organik, seperti makanan, daun, atau gulma, yang terurai dalam kompos menghasilkan humus, yang merupakan bahan dasar pupuk yang berguna untuk pertanian atau kebun. Dengan demikian, bahan compostable membantu mengurangi limbah organik dan menghasilkan produk yang bermanfaat bagi lingkungan.

Penting juga untuk menyadari bahwa tidak semua bahan yang diberi label "biodegradable" atau "compostable" benar-benar ramah lingkungan. Terkadang, bahan-bahan ini mungkin memerlukan kondisi khusus untuk terurai atau mengandung bahan tambahan yang tidak mudah terurai. Adalah penting bagi konsumen untuk melihat dengan teliti label dan sertifikasi yang ada untuk memastikan bahwa bahan tersebut memenuhi standar yang ditetapkan untuk biodegradabilitas atau compostabilitas.

Dalam kesimpulannya, biodegradable dan compostable adalah dua istilah yang berbeda dalam hal proses terurai dan manfaat akhir dari bahan. Biodegradable mengacu pada kemampuan bahan untuk terurai secara alami oleh mikroorganisme dalam waktu yang berbeda-beda. Sementara itu, compostable mengacu pada kemampuan bahan untuk terurai dalam kondisi kompos menjadi pupuk alami yang bermanfaat. Mengetahui perbedaan antara kedua istilah ini memungkinkan kita untuk membuat pilihan yang lebih cerdas dalam upaya kita untuk melindungi lingkungan dan mengurangi limbah.

message

Take a minute to fill in your message!

Please enter your comments *