news

2023-11-07

Why are compostable bags not allowed in California?

Mengapa Kantong Kompos tidak Diperbolehkan di California?

Kantong kompos, yang juga dikenal sebagai kantong komposabel atau kantong ramah lingkungan, telah menjadi pilihan yang semakin populer bagi konsumen yang peduli lingkungan. Namun, di California, kantong kompos tidak diperbolehkan. Mengapa demikian? Dalam artikel ini, kami akan mengeksplorasi alasan di balik keputusan ini, serta mencari solusi alternatif yang lebih berkelanjutan.

1. Masalah daur ulang: Salah satu alasan utama mengapa kantong kompos tidak diperbolehkan di California adalah masalah daur ulang. Meskipun kantong-kantong ini terbuat dari bahan yang dapat terdegradasi, mereka sering kali tidak dapat diproses dengan baik dalam fasilitas daur ulang. Banyak fasilitas daur ulang tidak memiliki peralatan yang diperlukan untuk memecah kantong-kantong tersebut. Akibatnya, kantong-kantong kompos bisa tercampur dengan botol plastik, kemasan, atau bahan lainnya, menghambat kemampuan fasilitas daur ulang untuk memproses material dengan efisiensi.

2. Pencemaran lingkungan: Kantong-kantong kompos menawarkan solusi yang lebih ramah lingkungan daripada kantong plastik tradisional. Namun, ketika kantong-kantong ini terus terbuang begitu saja, mereka dapat menyebabkan polusi lingkungan. Kantong kompos yang tidak terurai dengan benar berkontribusi terhadap penumpukan sampah di lahan pembuangan akhir dan bahkan dapat mencemari danau, sungai, atau lautan jika terbawa oleh air hujan.

3. Penggunaan air dan energi: Meskipun lebih baik bagi lingkungan ketika dibuang dengan benar, produksi kantong kompos menghabiskan banyak sumber daya. Proses produksi kantong ini membutuhkan penggunaan air dan energi yang cukup signifikan. Jika kantong-kantong ini tidak digunakan dengan bijak dan secara efisien dikomposkan, manfaat lingkungan yang diharapkan dapat berkurang.

Mengingat alasan-alasan di atas, pemerintah California mengambil keputusan untuk melarang penggunaan kantong kompos. Tujuannya adalah untuk mendorong masyarakat untuk menggunakan tas kain yang dapat digunakan berulang kali, atau kantong plastik yang dapat didaur ulang, sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan.

Namun, meskipun kantong kompos tidak diperbolehkan, ada beberapa alternatif yang lebih ramah lingkungan yang dapat digunakan oleh konsumen di California:

1. Kantong kain: Kantong kain yang dapat digunakan kembali merupakan salah satu pilihan terbaik untuk menggantikan kantong kompos. Kantong kain biasanya tahan lama, dapat digunakan berulang kali, dan dapat diisi dengan bahan organik untuk dikompos. Kantong kain juga bisa digunakan untuk berbelanja lainnya, sehingga mengurangi kebutuhan akan kantong plastik atau kertas sekali pakai.

2. Kantong plastik yang dapat didaur ulang: Meskipun kantong plastik sekali pakai tidak diperbolehkan di banyak daerah di California, beberapa wilayah memungkinkan penggunaan kantong plastik yang dapat didaur ulang. Kantong plastik yang didaur ulang memiliki umur pakai yang lebih lama, dan dapat digunakan berulang kali sebelum akhirnya di daur ulang.

3. Menjadi konsumen yang sadar lingkungan: Selain dari alternatif-alternatif yang telah disebutkan, menjadi konsumen yang sadar lingkungan juga merupakan solusi jangka panjang yang lebih baik. Membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum kembali, atau mengurangi pemakaian kemasan sekali pakai dapat membantu mengurangi dampak lingkungan yang merugikan.

Dalam kesimpulannya, larangan penggunaan kantong kompos di California adalah langkah yang diambil untuk mengatasi masalah daur ulang, pencemaran lingkungan, dan penggunaan sumber daya yang tidak efisien. Meskipun kantong kompos sendiri merupakan solusi yang lebih ramah lingkungan, banyak faktor yang perlu diperhatikan dalam hal penggunaan, pemrosesan, dan pembuangan mereka. Oleh karena itu, konsumen di California diminta untuk memilih alternatif yang lebih berkelanjutan dan menjadi konsumen yang lebih sadar terhadap dampak lingkungan yang dihasilkan.

message

Take a minute to fill in your message!

Please enter your comments *